Selasa, 12 Agustus 2008

PDAM Bandarmasih Wakili Indonesia ke Dubai Award


PROGRAM :  Program pergantian pipa-pipa tua merupakan salah satu upaya PDAM Bandarmasih meningkatkan pelayanan bagi pelanggannnya. Nampak Walikota HA Yudhi Wahyuni Usman, SE didampingi Dirut PDAM Bandarmasih Drs H Zainal Arifin, MSi dan Dirtek Ir H Muslih turun langsung meninjau pelaksanaan pergantian pipa di halaman samping Masjid Raya Sabilal Muhtadin beberapa waktu lalu (Foto : Mer’s/Brt)


Cakupan Layanan Diatas Target MDGs
Banjarmasin, BARITO

WARGA Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya Kota Banjarmasin boleh berbangga hati. Ini menyusul terpilihnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih oleh Departemen Pekerjaan Umum (PU) Pusat, diikutkan dalam Dubai Internasional Award.
Turut mendampingi PDAM Bandarmasih, tiga PDAM dari daerah lain yakni PDAM Bogor, Malang dan PDAM Buleleng (Bali) yang dinominasikan mengikuti award yang diberikan bagi perusahaan daerah penyedia air minum yang mendukung target Milennium Development Goals (MDGs) hingga 2015.
Hebatnya lagi, dari 337 PDAM se-Indonesia, hanya empat PDAM itulah yang mewakili Indonesia ke ajang itu
Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Drs H Zainal Arifin, MSi, dikonfirmasi usai rapat coffee morning di Aula Kayuh Baimbai, Senin (4/2) membenarkan informasi tersebut. Menurut Zainal Arifin, PDAM Bandarmasih tidak pernah mengusulkan perusahaan daerah milik Pemko Banjarmasin masuk nominasi, namun Departemen PU lah yang menentukannya.” Karena itu tak ada persiapan khusus atau strategi apa yang dilakukan PDAM untuk memenangkan award. Yang pasti kita tetap menjalan program sesuai business plan peningkatan pelayanan air bersih, termasuk target air cakupan area air bersih di Basirih dan Mantuil hingga akhir 2008” bebernya.
Zainal Arifin menjelaskan, penyediaan air bersih masih menjadi persoalan serius negeri ini. Dan jika dikaitkan dengan salah satu target MDGs hingga tahun 2015, cakupan layanan air bersih (coverage area) secara nasional harus 80% .
Pada skala nasional ketersediaan air bersih, hingga kini mencapai sekitar 60 persen, sebaliknya hingga akhir 2007 coverage area PDAM Bandarmasih diatas cakupan nasional atau 93%.”Semua ini tak lepas dari dukungan seluruh stake holder, Walikota Banjarmasin yang sangat perhatian terhadap air bersih Pemko dan DPRD Banjarmasin, Pemprov dan DPRD Kalsel serta seluruh masyarakat yang mendukung termasuk jajaran pers sebagai mitra kerja dalam informasi air bersih” pungkas pria murah senyum ini
mr’s


DITERBITKAN 14-02-2008

http://wartaputradayak.blogspot.com/

Hari Ini, Men PAN Kunjungi Intake PDAM Bandarmasih

Didampingi Dirjen SDA PU dan Direktur Anggaran
Banjarmasin, BARITO
Menteri Negara Pendaya Gunaan Aparatur Negara ( Men PAN), Drs H Taufik Effendy, hari ini, Kamis (14/7) dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke sarana produksi air baku Intake Pematang Panjang, PDAM Bandarmasih.
Kunjunga Men PAN tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja (kunker) nya ke Propinsi Kalsel. Menurut Penjabat Walikota Banjarmasin, Drs H Iskandar didampingi Direktur Utama (Dirut) PDAM Bandarmasih, Drs H Zainal Arifin, Msi dan Dirtek Ir Fajar Descira CES, kepada wartawan, selain, mengunjungi Intake Pematang Panjang, rencananya, menteri urang banjar itu juga akan berkunjung ke kantor pusat PDAM Bandarmasih guna melihat secara langsung pelayanan dari intansi yang telah menerima penghargaan Citra Prima dari pemerintah pusat dalam keberhasilannya mengembangkan sarana dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya mengenai air bersih tahun 2004 lalu.”Jadi beliau (Taufik Effendi, red) ingin memberikan evaluasi sekaligus arahan dan pedoman yang mesti dilakukan PDAM kedepan” ujar Iskandar.
Kedatangan Men PAN yang didampingi Deputi Pelayanan Publik Departemen PAN, Edy Topo, Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Departemen Pekerjaan Umum (PU) dan Dirtek I Anggaran dan Perimbangan Departemen Keuangan (Depkeu) sendiri, bertempat di Aula PDAM Bandarmasih, juga akan memberikan arahan kepada dinas /instansi atau unit pelayanan publik. Seperti Telkom, PLN, Kantor Pajak, PBB para kadis hingga lurah.
Kunjungan Men PAN yang didampingi sejumlah dirjen ke PDAM Bandarmasih, dinilai sangatlah tepat. Apalagi PDAM Bandarmasih sendiri saat ini sedang giat-giatnya meningkatkan sarana pelayanan air bersih serta peningkatan cakupan pelanggan terutama kepada masyarakat pinggiran yang masih belum terlayani air bersih. Dirut PDAM Bandarmasih, Drs H Zainal Arifin Msi, menambahkan, saat ini cakupan layanan PDAM Bandarmasih mencapai 97 268 ribu pelanggan. Saat ini, kapasitas Intake Sungai Tabuk yang mulai dikembangkan pada tahun 2002 lalu dari 0/detik sudah mencapai 900 liter/detik.” PDAM sendiri bertekad akan menuntaskan program inimenjadi 1275 liter/detik hingga akhir 2005. Untuk itu PDAM masih membutuhkan dana Rp26 miliar, dengan perincian bantuan dari propinsi Rp5 miliar (tinggal realisasi), APBD Kota Banjarmasin Rp3,5 miliar (sudah diperdakan) dan dari PDAM sendiri Rp1,5 M.”Kita harapkan bisa meyakinkan pemerintah pusat, melalui kedatangan bapak menteri dan dirjen besok (hari ini, red) untuk memberikan bantuan yang tersisa Rp16 miliar melalui APBN Perubahan” harap Zainal Arifin. Hal ini menurut Zainal penting, sebab PDAM sendiri sedang melakukan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) kapasitas 500 liter/detik, yang peresmiannya dilakukan Pejabat Walikota Banjarmasin, Drs H Iskandar, Msi di lokasi IPA Pramuka PDAM Bandarmasih, Jalan Pramuka, Km 6 Banjarmasin Rabu (18/5) lalu.”Sebab meski pembangunan IPA Pramuka selesai, jika program air baku Intake Sungai Tabuk tak tuntas maka akan timpang” bebernya. Sesuai dengan business plan PDAM sendiri dengan tuntasnya program air baku Intake S Tabuk dan IPA Pramuka, cakupan pelanggan akan mencapai 93%.”Dengan demikian masyarakat pinggiran yang selama ini tak terlayani bisa mendapatkan layanan air bersih melalui jaringan perpipaan. Dan kesehatan masyarakat akan meningkat. Layanan kita akan 24 jam, meski musim kemarau. Dan jangan lupa penuntasan pogram ini tanpa pinjaman" pungkasnya optimis. Sekadar diketahui, untuk program Intake Sungai Tabuk yang dimulai tahun 2001, PDAM membutuhkan dana Rp84,17 miliar. Dan hingga 2004 telah dihabiskan Rp58,17 miliar. Oleh karena itulah PDAM masih membutuhkan dana Rp26 miliar untuk menuntaskan program air baku Intake Sungai Tabuk.
mr's

DITERBITKAN 14-07-2007
http://wartaputradayak.blogspot.com/


Senin, 11 Agustus 2008

Empat Jam 200 Formulir Ludes

 Pekan Akte Kelahiran Gratis
Banjarmasin, BARITO
Raut wajah Maya nampak terlihat kecewa saat menerima jawaban dari petugas dari meja pendaftaran bahwa pelayanan pendaftaran akte kelahiran sudah tutup dan akan dilanjutkan pada esok hari.
Ibu dua putri warga Simpang Ulin I Kelurahan Sungai Baru , Kecamatan Banjarmasin Tengah itu, Senin (11/8) memang merupakan salah satu dari beberapa warga yang antusias mendaftarkan anaknya membuat akte kelahiran secara gratis yang dilaksanakan selama satu pekan mulai 11-15 Agustus 2008 mendatang di Halaman PDAM Bandarmasih.”Saya agak terlambat karena jemput anak dulu di sekolahnya, kebetulan hari ini (kemarin, red) ada kursus mereka, tapi tidak masalah besok kan bisa saja lagi” tukasnya kepada Barito Post kemarin.
Ya, mulai Senin hingga Jumat mulai pukul 09.00-13.00 Wita, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kalsel bekerja-sama dengan Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin menggelar Pekan Akte Kelahiran Gratis.
Animo masyarakat untuk membuat akte kelahiran bagi anaknya ternyata cukup tinggi. Terbukti berdasarkan pantauan hingga loket pendaftaran ditutup pukul 13-00 wita atau dalam kurun waktu empat jam, tercatat 200 lembar formulir pendaftaran ludes dan 40 pendaftar sudah mengembalikan berkas pendaftarannya.
Menurut Ketua KPAID Kalsel Jumri SAg, kepada Barito Post pihaknya tidak memberikan target dalam kegiatan itu. ”Tujuan kami dalam kegiatan ini membuatkan akte kelahiran gratis sebanyak-banyaknya bagi masyarakat yang memiliki anak 0-18 tahun,” bebernya.
Selain itu juga menggugah kesadaran masyarakat (orang tua) dan pemerintah untuk lebih proaktif dalam membuat akte kelahiran. Sebab tambahnya, akte kelahiran merupakan hak sipil yang harus dimiliki setiap anak.”Jadi silakan bagi orang tua untuk mendaftarkan akte kelahiran anak-anaknya, kita masih buka pendaftaran hingga Jumat,” pungkasnya.
mr’s

Persyaratan Pembuatan Akte Kelahiran Gratis

1. Surat Keterangan lahir dari bidan/rumah sakit/puskesmas
atau surat keterangan dari kelurahan.
2. Foto copy buku nikah (beserta buku nikah asli)
3. Foto copy kartu Keluarga (beserta aslinya)
4. Foto copy KTP suami-istri
5. Anak berusia 0-18tahun
6. Mengisi formulir yang disediakan

Sumber : Panitia Pekan Akte Kelahiran Gratis




11-08-2008

KPU Terima Caleg PKB Muhaimin

 Budi Wijaya Gantikan Bambang Hermanto
Banjarmasin, BARITO
Kepengurusan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banjarmasin terancam kisruh, menjelang tahapan pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) yang akan dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin, 14-19 Agustus 2008.
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar mencabut surat keputusan kepengurusan DPC PKB Kota Banjarmasin 2006-2011 pimpinan H Bambang Hermanto dan Sekretaris P Batubara SH, melalui SK Nomor 3373/DPP-03/V/A/VIII/2008 tertanggal 25 Juli 2008.
SK itu menetapkan susunan Dewan Pengurus Cabang PKB Kota Banjarmasin Periode 2008-2009 pimpinan H Budi Wijaya SE dan Sekretaris Firmansyah S.Ag.
SK itu ditindaklanjuti Cak Imin --panggilan akrab Muhaimin Iskandar-- dengan Surat Nomor 3642/DPP-03/V/A.2/VIII/2008 kepada Ketua KPU Kota Banjarmasin tertanggal 8 Agustus 2008.
Pada surat yang juga ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB Ir HM Lukman Edy M.Si ditegaskan kembali pengesahan kepemimpinan Budi Wijaya dan Firmansyah dalam kepengurusan DPC PKB Kota Banjarmasin.
Atas dasar surat tersebut, KPU Kota Banjarmasin dipastikan menerima pendaftaran caleg PKB yang diajukan Budi Wijaya Cs.
Hal tersebut diakui Ketua KPU Kota Banjarmasin Murjani ST, didampingi Ketua Pokja Pendaftaran Legislatif DPRD Kota Banjarmasin Drs H Mahmud Syazali MH, kepada wartawan, Senin (11/8).
Menurut Murjani, sebelumnya KPU Kota Banjarmasin menerima dua SK kepengurusan DPC PKB Kota Banjarmasin. “Yang satu ditandatangani Ketua dan Sekretaris Dewan Tanfidz serta Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro. Satunya lagi ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal,” bebernya.
Atas dasar itulah, KPU Kota Banjarmasin kemudian mengirimkan tim pokja guna mengklarifikasi ke DPP PKB dan KPU Pusat. ”Setelah itu kami menerima surat dari DPP PKB Muhaimin,” terang Murjani.
Mahmud Syazali menambahkan, dalam melakukan klarifikasi, pihaknya berpegang pada surat keputusan Menkum HAM tentang Struktur PKB yang baru sesuai putusan PN Jaksel dan MA. Sesuai keputusan itu, yang tercatat di Depkum HAM, yakni DPP PKB dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekjen Lukman Edy. ”Kalau ada yang mempersoalkan masalah ada yang tanda-tangan dua atau empat, KPUD tak akan mencampuri. Sebab itu urusan internal partai,” timpal Mahmud.
Sebab, menurut dia, pada dasarnya KPU hanya berpegang pada legalitas
Dengan demikian dipastikan KPU Kota Banjarmasin hanya menerima pendaftaran caleg PKB pimpinan Budi Wijaya. ”KPU mengakui caleg yang diajukan pengurus. Bagi yang tidak melakukan klarifikasi dari pengurus, tetap akan kami terima. Tapi proses pencalonannya tidak diteruskan,” pungkasnya.
Pegang Surat DPP PKB
Sama halnya dengan KPU Kota Banjarmasin, KPU Provinsi Kalsel juga hanya akan menerima dan meneruskan pendaftaran caleg yang ditanda tangani oleh Ketua DPW PKB Mulyadi Mangin dan Sekretaris Hilyah Aulia.
“Kami sudah menerima surat resmi, surat penegasan keabsahan SK DPP PKB tertanggal 5 Agustus lalu, yang mengesahkan Mulyadi Mangin SE sebagai Ketua DPW PKB Kalsel dan Hilyah Aulia selaku Sekretaris Dewan Tanfiz DPW PKB Kalsel,” sebut Ketua KPU Kalsel, Drs H Mirhan AM MAg.
Surat DPP PKB yang ditanda tangani Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy itu juga menyatakan, SK No 1000/DPP-02/IV/A.I/IV/2006 sudah tidak sah dan tidak berlaku.
Pihaknya, tutur Mirhan, sudah meminta penegasan dari DPP PKB tentang adanya kepengurusan ganda. Bila ini terjadi, maka pihaknya harus mengklarifikasi ke DPP. Dari itulah, surat penegasan keabsahan tersebut terbit.
“Surat itulah yang menjadi pegangan kami, karena ini terkait dengan pengajuan pencalonan anggota legisatif, yang dalam undang-undang disebutkan harus ditandatangani oleh ketua dan sekretaris pengurus partai setempat,” katanya, tadi malam.
Karena itu, dia berharap kubu PKB lainnya bisa memahami ini, sehingga tidak ikut mengajukan daftar caleg ke KPU. mr’s

DITERBITKAN 12-08-2008
http://wartaputradayak.blogspot.com/

606.328 Warga Peroleh KTP Gratis

GRATIS : Walikota HA Yudhi Wahyuni Usman didampingi Wakil Walikota H Alwi Sahlan menyerahkan secara simbolis KTP gratis SIAK on line kepada beberapa warga .


KTP SIAK Online Diberlakukan

Banjarmasin, BARITO
Sebanyak 606.328 jiwa masyarakat di Kota Banjarmasin akan memperoleh KTP secara gratis ditambah pemutihan kartu keluarga 165.417 kepala keluarga (KK).
Hal tersebut disampaikan Walikota HA Yudhi Wahyuni Usman dalam laporannya kepada Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diwakili Asisten I Pemerintahan Provinsi Kalsel pada acara pencanangan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online di Kota Banjarmasin yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan, Selasa (12/8)
Program pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) on line secara gratis ini menurut Yudhi Wahyuni sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan SIAK terhitung mulai 1 Agustus.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin, Dra Hj Rachmah Noorlias menambahkan, program SIAK bertujuan untuk membangun database kependudukan melalui pemberlakukan nomor induk kependudukan (NIK) secara nasional sebagai langkah untuk mewujudkan tertib administrasi penduduk.
Dengan sistem ini hak-hak individu penduduk terlindungi melalui pelayanan penertiban dokumen kependudukan seperti KK, KTP dan alat akte catatan sipil (capil). Sebab, melalui sistem ini nomor identitas penduduk bersifat tunggal dan melekat sepanjang masa kepada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk (daerah) Indonesia.
“Dengan diberlakukan KTP sistem online ini kemanapun warga pindah, nomor induknya tetap. "Beda dengan sistem manual seperti yang selama ini, jika seorang penduduk pindah dan KK/KTP diganti nomor ikut diganti," katanya.
Ditambahkan, saat ini ada lima titik pelayanan kependudukan dari lima kecamatan yang ada di Banjarmasin serta satu titik di kantor disdukcapil .
Sementara itu Camat Banjarmasin Selatan, Drs M Kasman mengakui dengan program KTP SIAK on line secara gratis sangat membantu 8000 warga miskin di wilayahnya. Dimana tercatat 50 % diantaranya masih belum memiliki KTP”Setiap hari warga terus berdatangan membuat KTP, bahkan sejak 1 Agustus hingga sekarang tercatat 500 warga membuat KTP” tukasnya
mr’s


Pembedaan Warna Foto Dikeluhkan
Banjarmasin, BARITO
Program pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online di Kota Banjarmasin masih dikeluhkan warga.
Hal diutarakan Ketua RT 33 Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan (Bansel) H Achmad Gazali yang menanyakan syarat pembuatan KTP pada form pengisian terutama untuk pembedaan warna foto berdasarkan tahun kelahiran.
Dimana untuk tahun kelahiran ganjil foto harus berwarna merah yang harus disiapkan pembuat KTP, sedangkan warga kelahiran tahun genap mesti menyiapkan foto warna merah”Ini kan masih menjadi beban, jika ternyata warga justeru hanya memiki foto yang berbeda dengan tahun kelahiran dimaksud” terangnya kepada Barito Post seraya memperlihatkan form pengisian pembuatan KTP gratis, usai pencanangan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online di Kota Banjarmasin yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan, Selasa (12/8)
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin, Dra Hj Rachmah Noorlias dikonfirmasi mengatakan, masalah itu bisa diatasi karena di kecamatan nantinya juga akan dilengkapi kamera foto tersendiri”Karena itulah bagusnya mengurus KTP sebaiknya dilakukan oleh orang yang bersangkutan sehingga lebih mudah bisa langsung difoto” pungkasnya
mr’s


12-08-2008

PT BCMP Bangun Mesjid Raya di Serongga


MINIMALIS-Inilah desain Mesjid Raya di Serongga yang akan dibangun oleh PT BCMP bagi masyarakat Kecamatan Serongga, Kabupaten Kotabaru.


Didesain Semi Minimalis, Mampu Tampung 1000 Jemaah
Kotabaru, BARITO
Warga Kecamatan Serongga, Kabupaten Kotabaru boleh berbangga hati, sebab tidak lama lagi atau April 2009 mendatang mereka akan memiliki sebuah mesjid megah yang mampu menampung 1000 jemaah yang akan melaksanakan ibadahnya di mesjid tersebut
Bangunan mesjid yang rencananya didesain semi minimalis tersebut merupakan kado PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP) bagi masyarakat Kotabaru umumnya serta Kecamatan Serongga khususnya di mana perusahaan batu bara tersebut melaksanakan aktivitasnya . Sekadar diketahui perusahaan batu bara yang dikelola pengusaha asli pribumi ini pada 3 Agustus 2008 tadi, merayakan hari jadinya yang ke 10,
Menurut konsultan pembangunan mesjid dari PT Kasih Industri Indonesia, Herry Andrianto, mesjid berukuran 75 m x75 m dengan total luas 600-800 m2 tersebut sengaja didesain bergaya semi minimalis dan dilengkapi denga taman-taman sehingga kesan untuk fungsi mesjid tetap ada dan bergaya monumental. "Mesjid ini mampu menampung lebih kurang 1000 jemaah, untuk pintu masuk pun juga didesain memiliki lima pintu yang melambangkan lima rukun Islam" beber Herry saat memberika pemaparan di depan Presiden Direktur (Presdir) PT BCMP, Amir H Nasruddin beserta stafnya dan sejumlah wartawan, di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Kamis (7/8) malam .
Mesjid yang dibangun di lahan seluas 5000 m2 ini juga dilengkapi 12 ruang tempat wudhu bagi jemaah yang terletak di samping areal mesjid, sementara jika memang kedepannya masyarakat menginginkan adanya bangunan pengelola (banlo) ataupun semacam Taman Pengembangan Al-quran (TPA), pihaknya tentu akan berkonsultasi dengan pengurus mesjid, tokoh agama dan masyarakat, terutama PT BCMP yang merupakan penyandang dana pembangunan"Sehingga desainnya akan kita tambah, semua tergantung keinginan masyarakat di Serongga" tukasnya
Sementara itu, Presiden Direktur (Presdir) PT BCMP, Amir H Nasruddin, usai pemaparan dari konsultan, kepada wartawan mengatakan, pembangunan Mesjid Raya di Serongga sebagai komitmennya dan bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat khususnya di bidang keagamaan."Sebenarnya di Serongga sendiri PT BCMP juga sudah membangun beberapa mesjid kecil bagi masyarakat, termasuk di Kecamatan Pamukan Utara, Pamukan Selatan dan Kecamatan Rapak, semuanya di Kotabaru, namun ini memang cukup besar dan megah" beber Amir Nasrudin
Sekadar diketahui, saat ini PT BCMP sudah membangun lebih kurang 60 rumah ibadah bagi umat Islam tersebut di seluruh Indonesia, termasuk di Makassar dari 100 target mesjid yang dicita-citakan pengusaha asli pribumi berjiwa sosial ini. "Bagi saya apa lagi yang saya inginkan, materi bagi saya dan keluarga sudah mencukupi, dan ini merupakan amal ibadah saya atas kemurahan rejeki yang diberikan Allah SWT" papar Amir H Nasrudin.
Oleh karena itulah seluruh mesjid-mesjid yang dibangunnya dilarang bagi keluarganya untuk memiliki atau mengelola bahkan memberikan nama mesjid . Sebab mesjid termasuk nantinya Mesjid Raya di Serongga semuanya diserahkan kepada masyarakat untuk mengelolanya termasuk memberikan nama mesjid tersebut. Sementara menyinggung berapa dana yang bakal terserap untuk pembangunan mesjid yang akan dibangun PT Arah Gaya Perkasa tersebut, Amir H Nasrudin menolak menyebutkan nominalnya"Saya kira tidak perlu, hanya Allah yang tahu"ucapnya merendah.
Peletakan batu pertama mesjid sendiri akan dilaksanakan pada 30 Agustus mendatang dan rencananya akan dimeriahkan artis-artis dangdut mulai dari artis KDI I dan II hingga artis dangdut papan atas mulai dari tanggal 28 Agustus .
Berdasarkan jadwal yang dihimpun Barito Post dari staf Amir H Nasrudin, Opek, artis yang akan menghibur masyarakat Serongga pada tanggal 28 Agustus dimulai oleh artis-artis KDI I dan II. Sementara keesokan harinya para artis dangdut papan atas seperti Noor Halimah, Rita Sugiarto,Meggy Z, Mansyur S hingga artis gaek Laela Khadam."Puncaknya pada 30 Agustus OM Soneta bersama H Rhoma Irama, seluruh panggung, lighting dan sound system didukung yang berkekuatan 150 ribu watt didukung OM Athena, yang merupakan milik Pak H Amir sendiri"pungkas Opek.
mr's





08-08-2008

Rabu, 06 Agustus 2008

Konflik PKB Kalsel


Rosehan Berpegang Keputusan Menkum HAM
Banjarmasin, BARITO
Ketua DPW PKB Kalsel, Rosehan NB, nampaknya mulai gerah terhadap konflik internal di DPP PKB Pusat yang juga merambat hingga ke daerah termasuk di DPW PKB Kalsel yang kini dipimpinnya, khususnya terhadap manuver-manuver yang dilakukan kubu Muyadi Mangin yang mengklaim sebagai Ketua DPW PKB Kalsel yang sah yang diketuai Muhaimin Iskandar. " Sebenarnya saya selama ini diam, toh kalau ditanya wartawan ya bolak-balik yang itu-itu saja ceritanya, sekarang saya tanyakan apa adan pernah melihat SK nya Mulyadi Mangin itu" tanya Rosehan kepada wartawan, sebelum mengikuti rapat bersama jajaran DPW serta DPC PKB kabupaten/kota se-Kalsel di Kantor DPW PKB Kalsel, Rabu (7/8).
Rosehan meminta agar semua pihak untuk mencermati Keputusan PN Jakarta Selatan menetapkan Muktamar Luar Biasa (MLB) awal Mei oleh kedua kubu tidak sah secara hukum. Jadi, PKB yang dianggap sah adalah PKB hasil Muktamar Semarang."Jadi sudah jelas bukan, misalnya ada wartawan dikeluarkan dari kantor karena diduga ada kesalahan, tapi setelah terbukti ternyata anda tidak bersalah, anda kan bisa kembali bekerja di kantor media tempat anda bekerja. Demikian pula pada PKB, Gus Dur tetap Dewan Syuro, Muhaimin tetap Ketua Dewan Tanfidz." ujarnya didampingi Wakil Bendahara DPW PKB Kalsel Hari Fadilah .
Karena itulah Wakil Gubernur Kalsel ini tetap berpegang pada Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Nomor M-02.UM.06 Tahun 2005, dimana sesuai Susunan Kepengurusan DPP PKB masa bakti 2005-2010 , dimana Rosehan NB SH merupakan salah satu ketua di kepengurusan tersebut"
SK itu belum dicabut dan masih berlaku dan tercatat dalam lembaran negara," tukasnya
Meski demikian, Rosehan mengakui melihat banyak hikmah yang bisa diambil dibalik konflik internal dalam tubuh partainya.
"Bila dulu cuek terhadap peraturan hukum, belakangan ini setelah adanya konflik internal PKB, maka banyak kader partai yang giat mempelajari aturan hukum yang berlaku," katanya
Salah satu aturan yang banyak dipelajari kader partai PKB itu adalah mengenai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART) partai itu sendiri.
Selain itu, bila dulu banyak kader partai yang jarang masuk kantor, belakangan ini rajin masuk kantor, terutama untuk mengetahui perkembangan PKB selanjutnya.
Hikmah lain, menurut dia, dalam berpolitik itu harus konsisten dan konsekuen karena setelah terjadi gejolak itu terlihat kader mana yang tetap loyal terhadap pimpinan partai, dan kader mana yang terkesan hanya mencari selamat saja. Lalu ada pula istilah kader partai pro yang satu dan kader partai pro yang lain.

Sebelumnya, Hari Fadillah menambahkan, pihaknya tidak akan terpengaruh atas anggapan dualisme kepemimpinan PKB Kalsel.
"PKB Kalsel pimpinan Rosehan NB terus melakukan program menghadapi Pemilu 2009 mendatang tanpa terpengaruh dengan munculnya anggapan dualisme kepemimpinan PKB di wilayah ini," katanya.
Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan kaderisasi partai untuk meraih suara pada Pemilu mendatang dengan melakukan berbagai kegiatan ditingkat DPW hingga Cabang dan ranting. "Buat apa buang-buang energi memikirkan adanya PKB yang lain, karena bagi kami PKB Kalsel hanya satu yakni pimpinan Rosehan dan belum pernah ada pembekuan oleh pimpinan partai di Jakarta," katanya.
mr's.

Hanya PKB Kubu Muhaimin Berhak Ikut Pemilu
Banjarmasin, BARITO
KPU Pusat hanya mengakui PKB dibawah kepemimpinan Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekjen Eddy Lukman sebagai partai politik peserta Pemilu 2009.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua KPU Pusat, Hafiz Ansyari menjawab pertanyaan wartawan disela-sela membuka rapat konsultasi regional II KPU dengan KPUD Provinsi, kota dan kabupaten se Jawa, Kalimantan dan Bali di Banjarmasin, Rabu.
KPU berpegang pada ketetapan Menteri Hukum dan HAM tertanggal 24 Juli 2008 yang menyatakan hanya kepengerusan Muhaimin Iskandar yang berhak sebagai partai politik peserta Pemilu.
Untuk itu seluruh KPUD tingkat provinsi, kabupaten dan kota hingga turunannya secara otomatis harus berpegangan dan bersikap yang sama.
"Kita tidak akan melihat siapa pengurus PKB di daerah, yang penting, kepengurusan yang baru adalah sesuai dengan keputusan pengurus pusat Muhaimin Iskandar sebagaimana keputusan pengesahan kepengurusan PKB setelah 24 Juli 2008," katanya.
Begitu juga dengan kasus di Kalsel, siapapun pengurusnya, yang penting adalah harus mengantongi SK dari kepengurusan Muhaimin Iskandar, maka itulah yang berhak untuk ikut Pemilu 2009.
KPU Pusat hingga kini pihaknya belum menerima surat keputusan (SK) tentang terbentuknya kepengurusan PKB yang baru dari masing-masing daerah termasuk PKB Kalsel. "Sampai saat ini kita belum menerima SK kepengurusan PKB Kalsel yang baru, masih kita tunggu," katanya.
Tentang perlunya tandatangan dewan Syuro PKB, tambahnya, itu adalah masalah internal Parpol yang bersangkutan, KPU tidak akan ikut campur.
Pernyataan Hafiz tentang sahnya kepengurusan PKB Muhaimin Iskandar, mengancam kedudukan Wakil Gubernur Kalsel, Rosehan NB yang selama ini sebagai ketua DPW PKB kepengurusan yang lama atau PKB kubu Gus Dur.
PKB kubu Muhaimin Iskandar telah menetapkan Mulyadi Mangin sebagai Ketua DPW PKB Kalsel yang sekaligus menganulir kepengurusan DPW PKB yang diketuai Rosehan.NB.
ant


07-08-2008