Selasa, 29 September 2009
Waspada Muntaber, Tingkat Keasinan Air Sungai di Atas Toleransi
Banjarmasin, BARITO
Intrusi air laut ke alur Sungai Barito dan Sungai Martapura di Banjarmasin kian kuat hingga kadar garam atau tingkat keasinan air berada jauh dari ambang batas toleransi.
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin, Drs H.Zainal Arifin MSi mengakui tingginya kadar garam di sungai Banjarmasin, padahal kemarau diperkirakan sudah berakhir paling lambat Oktober ini
Berdasarkan hasil laboratorium PDAM Banjarmasin yang memiliki intake di Sungai Barito dan sungai Martapura melaporkan bahwa tingkat kadar garam Sungai Barito di bilangan Trisakti Banjarmasin sudah mencapai 4.300 miligram per liter atau diatas ambang toleransi. Padahal batas toleransi yang bisa diolah untuk menjadi bahan baku air ledeng paling tinggi hanya 250 miligram per liter, begitu juga air Sungai Martapura di bilangan Sungai Bilu sudah tercatat 1640 miligram per liter sehingga pengambilan air baku di Sungai Bilu sudah tidak normal lagi.
"Kita terpaksa menghentikan produksi di Intake Sungai Bilu sejak Senin dinihari selama 3 jam, namun kita tetap selalu melakukan pengambilan sample mengetahui tingkat kadar garam “ terang Zainal Arifin didampingi Direktur Teknik, Ir H Muslih, usai membuka bazaar murah bagi karyawan yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) PDAM Bandarmasih, Selasa (2/10).
Namun demikian Zainal Arifin menjamin produksi PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin tidak akan terganggu, lantaran pengambilan air baku bisa disuplai melalui intake Sungai Tabuk dan Pematang Panjang
Dengan kemampuan intake Sungai Tabuk dan Pematang Panjang produksi PDAM normal-normal saja, tidak akan ada masalah walau Sungai Bilu intake sudah berhenti dioperasikan,” katanya.
Sementara itu Muslih menambahkan, yang paling diwaspadai akan tingginya kadar garam terutama warga yang mengkonsumsi air sungai untuk keperluan minum. Sebab ancaman bahaya penyakit muntah dan berak (muntaber) siap setiap saat menyerang.
mr’s
DITERBITKAN 03-102008
Nge-Fesbuk
Menyihir? Boleh dikatakan demikian. Sebab mulai dari para bloogger hingga yang sedikit gagap teknologi (gaptek) termasuk aku jadi ikut-ikutan terpengaruh (bukan karena narsis or ingin dibilang gaul lho) untuk membuat account di situs yang diciptakan Mark Zuckerberg seorang Mahasiswa Harvard University Amerika Serikat yang konon pada awalnya membuatnya hanya karena diputus oleh kekasihnya.
Mulai rekan-rekan satu kantor hingga sesama pekerja media dan tokoh-tokoh politik di Kalsel pun membangun pertemanan melalui situs yang kabarnya menggeser jejaring lain kaya friendster , myspaces tagged hi5 dll
Entah mengapa Facebook begitu digemari., sampai-sampai (ehm-ehm) ada beberapa teman yang ketika datang di kantor bisa dibilang yang pertama di loggin pas browser internet dibuka adalah facebook.com hehehe
Dari sebuah tulisan yang aku baca di internet, sebuah riset yang dilakukan peneliti di Britania Raya menyebutkan bahwa kini situs ini dibuka layaknya mengangkat telepon sekitar 27,5 menit. Riset lain menyebutkan, ada saja orang yang ingin menjadi Facebooker (pengguna facebook).
Tidak hanya sebagai situs jejaring sosial saja keberadaan facebook ini, akan tetapi juga sebagai media komunikasi politik (kampanye) para politikus. Sebut saja, Presiden Barrack Hussein Obama Jr yang menggunakan facebook sebagai media kampanye saat pilpres di Amerika Serikat.
Sukses Obama dengan facebook berimplikasi dengan booming situs ini di Indonesia termasuk di Kalsel .
Dan facebook di Indonesia kini menjadi trendsetter yang mendera bagi penikmat situs jejaring sosial tersebut. Mengulang sukses Obama, kini politikus seperti Prabowo Subianto. Wiranto, para caleg dll menggunakan facebooksebagai media kampanye politik.. Bahkan baru-baru ini orang nomor 2 di Indonesia HM Jusuf Kalla sampai belajar menggunakan hand phone blackberry dengan cucu tercinta biar bisa nge fesybuk
Tercatat pula tokoh-tokoh politik di Kalsel termasuk Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin dan mantan Gubernur HM Sjachriel Darham serta Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang pun ikut menjaring pertemanannya melalui situs ini
Sementara para tokoh politik di daerah ini yang aku tahu sebut saja Ibnu Sina dari PKS atau Puar Junaidi dari Partai Golkar , Dafik Assad dari PAN serta lainnya yang mungkin belum aku add .juga ikut nimbrung nge-fesbuk
Buat aku sendiri sih facebook memang cukup menarik, aku bisa kenal temen lebih banyak, n bisa berhubungan lagi dengan teman yang mungkin tak terakses dengan handphone or by SMS. Facebook ngasih kesempatan ku buat bikin komunitas baru dan saling menjalin silaturahmi lagi. Minimal punya akses ke temen yang udah jauh secara online.
Memang semua yang berkaitan dengan kemajuan teknologi sudah pasti tak lepas dari positif dan negatifnya . .Tinggal kita mau ngambil yang mana
Yang penting bagi ku asal yang namanya tugas dan kerjaan jangan sampe lupa, so whatever the show must go on Sekian dulu ya mau on line dulu ah…..ciaooo*****
Diterbitkan 23-03-2009
Halal Bihalal Musisi Kalsel di Bengkel 72
Rock Bergema di Kesunyian Kafe Bernuansa Alam
MENGGELAR halal bi halal yang melibatkan orang banyak tidak harus dilakukan dengan cara seperti halnya menggelar sebuah hajatan. Namun bisa dilakukan dengan cara yang lain tanpa mengurangi makna halal bi halal itu sendiri. Itulah yang dilakukan ratusan musisi se Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memadati Kafe Bengkel 72 sebuah kafe bernuansa alam yang berada di kawasan Kecamatan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala (Batola) pada Selasa (23/9) malam lalu . Tanpa basa-basi dengan segala macam tetek bengek kata sambutan dan sebagainya, para veteran rock, baik yang masih aktif sebagai musisi ataupun yang sudah beralih profesi malam itu berkumpul dan bergembira melepas kerinduan serta bernostalgia akan kejayaan Kalsel sebagai salah satu barometer musik rock di Indonesia era 80-90 an. Tak pelak dalam acara yang digagas Dani Swara Production itu musik rock pun bergema di kafe bernuansa alam tersebut
Tanpa bermaksud mengesampingkan aliran musik lain, memang kenyataan mayoritas musisi ataupun eks musisi yang hadir rata-rata beraliran musik rock . Meski rata-rata usia sudah diatas 30 hingga 40 namun semangat memainkan musik ber-genre rock itu masih tetap seperti semangat pada puluhan tahun silam
Dan dari panggung Kafe Bengkel 72 pun menggelegar tembang-tembang musik keras era 80 an mulai dari Highway Star (Deep Purple) , Rock n Roll (Led Zeppelin ) hingga Hongky Tonk Woman nya Rolling Stone. Termasuk pula Still Got The Blues nya Garry Moore
Sederet nama-nama besar yang pernah menghiasi panggung musik rock era 80 dan 90 an pun secara bergantian ber jam session mengisi panggung kafe milik Satya Hendra Cahyono alias O’ok eks Roack O2K tersebut .
Sebut saja misalnya Oong Armadie eks Jet Power dan Timpakul yang malam itu tampil garang dengan teknik-teknik two handed tap nya Eddie Van Halen. Keponakan gitaris kugiran Indonesia, Eet Syahranie (Edane) yang pulang kampung (pulkam) untuk merayakan lebaran bersama keluarganya di Banjarmasin itu, saat ini sedang sibuk bersama grup barunya Shema menggarap album dengan hits Cinta Memang Buta
Malam itu didampingi Yasmin (bass ) gebukan drum Derry , Oong tampil all out
Tampil juga Iwan Stun eks Roack O2K dan Crazy Lion yang setibanya di Banjarmasin setelah sempat mengalami delay pesawat di Bandara Soekarno Hatta langsung meluncur ke Bengkel 72 bersama anak istrinya. Iwan Stun yang malam itu juga didaulat nge jam bareng tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Gitaris berpostur tinggi besar itupun langsung menghentak dengan As Tear Good Bye nya Rolling Stone diiringi dentuman bass Dani (eks Big Boy dan The Stim) .
Aksi memainkan gitar di atas punggung dan menggunakan gigi ala Jimmie Hendrik yang puluhan tahun silam sempat membuat Iwan Stun berkibar di panggung musik rock Banjarmasin seolah hadir kembali malam itu.
Sebelumnya Rudy Laturette eks gitaris Tornado Rock Divisionl dan Exocet bersama Anang Fox (eks vokalis Pawakha ) yang kini bermukim dan berkarir di Jakarta memanaskan panggung dengan tembang Highway Star nya Deep Purple . Diringi dentuman bass Wahyu (eks Galaksi Power) dan gebukan drum Derry , aksi panggung Anank Fox masih garang seperti aksi panggung nya puluhan tahun lalu .
Satu persatu panggung Bengkel 72 diisi sejumlah musisi –musisi yang pernah berjaya di era 80-90 an . Sebut saja Nono dan Wahyu (eks vokalis dan Basis Galaksi Power) Mifta (eks Galaksi Power dan Jet Power) Sinyo (eks drummer The Jatt dan Exocet) dll.
Menarik juga penampilan gitaris gaek Nuri (eks Sentosa dan Monster Rock) yang mencoba bernostalgia dengan Get Back nya The Beatles.
Di masa mudanya bersama band nya Sentosa, Nuri dikenal dengan aksi nya berguling-guling di panggung sembari jemarinya menari diatas fret Fender Statocasternya saat memainkan Child In Time nya Deep Purple.
Dari kerongkongan Ucok (eks Exocet) malam itu juga meluncur tembang kalem When Blind Man Cries dari Deep Purple . Sejumlah tembang anak negeri pun malam itu juga turut berkumandang diantaranya dari God Bless dan Anggun C Sasmi.
Sementara rekan-rekannya ber jam session sejumlah musisi yang malam itu memilih menikmati musik dan bernostalgia tak hentinya memberikan aplaus dan semangat. Diantaranya Riza Dohong (eks Crazy Lion dan Jet Power) ,Mercurius (eks X-Man dan Crazy Lion) , Gusti Agus Erwansyah (eks gitaris Uniska) Ikhsan (eks Bass Jet Power), Fauzie Mustakim, C'tya termasuk Yanuaris Frans (eks Bass The Jatt) yang kini berkarir sebagai lawyer di LBH Banjarmasin.
Menurut Enzen HR Saputera (eks Gitaris Jet Power) yang juga project officer Dani Swara Production, halal bi halal digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi para musisi,seniman Kalsel umumnya atau Banjarmasin khususnya “Ya saya sendiri rela menempuh jarak tiga jam dari Rantau (Kabupaten Tapin) hanya untuk menghadiri reuni ini” ujar Rere Reza yang memilih lebih dulu hadir di acara halal bi halal sebelum meluncur ke acara lainnya.
Sayang memang malam itu sejumlah nama besar lainnya seperti Arul Efansyah (Power Metal) Hendy (Gigi) Ian Kasela dan Mouldy (Radja) Cicim (Robin Hood) termasuk Abimanyu dan Oyan ( eks Big Boys). absen malam itu.
Menurut Apung, drummer yang kini berkarir sebagai fotografer di salah satu harian di Banjarmasin, sebenarnya Hendy yang kebetulan pulkam merencanakan hadir seandainya dia tahu.”Lain kali jika ada acara kumpul-kumpul musisi jadul tolong diberitahu lebih awal . Padahal Hendy dan Oyan ingin hadir kalau mereka diberitahu jadwalnya” tulis Apung melalui Face Book.
Sekadar catatan Banjarmasin di era kejayaan musik rock memang sempat disebut-sebut sebagai salah satu barometer musik rock selain Surabaya dan Malang.
Nama Arul Efansyah (Power Metal ) Ian Kasela dan Mouldy (Radja) serta Hendy (Gigi) Oong Armadie (Shema) Yudhi Prof (Matta Band) dan Cicim alis Cimut (Robin Hood) merupakan salah satu tonggak kejayaan itu . Mereka saat ini ber wara wiri di panggung musik nasional
Halal bihalal yang digelar malam itu sekali lagi membuktikan musik cadas tetap menampakkan taringnya di dekade yang penuh warna-warni ini. Dan malam itu mereka para veteran rock boleh mengatakan musik rock tetap menjadi menjadi raja, dan heavy metal adalah panglima!...Rock Never Die …Piss \m/
Mercurius
DITERBITKAN 28-09-2009
Rabu, 23 September 2009
Yudhi-Alwi Open House di Balai Kota
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya pada setiap Hari Raya Idul Fitri pertama, Walikota Banjarmasin H Ahmad Yudhi Wahyuni Usman dan Wakil Walikota H Alwi Sahlan menggelar open house di rumah dinas masing–masing, pada tahun ini atau tahun terakhir duet pemerintahan, keduanya memilih acara yang dilakukan untuk mempererat hubungan tali silaturahmi dengan warganya itu digelar di Balai Kota Banjarmasin, Ahad (20/9).
Bertempat di lobby Balaikota Pemerintah Kota Banjarmasin, kegiatan yang dilaksanakan secara terbuka untuk umum atau seluruh komponen masyarakat tersebut juga dihadiri Sekdako H Didit Wahyuni beserta sejumlah pejabat lainnya yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Suasana yang penuh keharmonisan sangat terasa, tak terlihat ada perbedaan antara pejabat dengan masyarakat .
Saling berjabat tangan seraya mengucap minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin semakin menambah hangat suasana di acara open house yang rutin dilaksanakan di hari kemenangan itu.
Dalam kesempatan itu Yudhi mengatakan, dengan hikmah Ramadan bisa membentuk kualitas diri dan mampu mempertebal keimanan untuk lebih bertaqwa kepada Allah SWT.
Selain itu, orang nomor satu di lingkungan Pemko Banjarmasin itu turut menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh lapisan masyarakat atas partisipasi serta dukungannya terhadap pelaksanaan Perda Ramadan sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan lancar.
Sebelum menghadiri acara open house Idul Fitri tersebut, Walikota Banjarmasin H Yudhi Wahyuni Usman melaksanakan salat Id di Mesjid Al Mujahidin Belitung Banjarmasin Barat. Dalam pelaksanaan salat tersebut Yudhi Wahyuni bertindak sebagai imam sekaligus khatib.
mr’s
DITERBITKAN 24-09-2009
Optimalkan Genset, PDAM Habiskan Rp500 Juta per-Minggu
Dampak dari masih belum pulihnya pemadaman listrik secara bergilir yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih mesti menyikapinya dengan mengoptimalkan pengoperasian gensetnya
Hal ini dilakukan sejalan komitmen pabrik air bersih milik Pemko Banjarmasin itu dalam memberikan pelayanan air bersih kepada pelanggan selama 24 jam
Walau untuk itu PDAM mesti merogoh kocek atau ongkos produksi yang dikeluarkan jauh lebih besar bila dibandingkan dengan menggunakan tenaga listrik (PLN).
Total biaya yang mesti dikeluarkan PDAM sekitar lebih kurang Rp 2 milyar untuk pembelian BBM selama pemakaian 1 bulan atau lebih kurang Rp500 juta per-minggu.
Apalagi saat hari Raya Idul Fitri diketahui kebutuhan terhadap pemakaian air bersih sangat diperlukan oleh masyarakat.
Menurut Direktur Teknik PDAM Bandarmasih Ir HM Muslih, pendistribusian pelayanan air bersih selama 24 jam terhadap pelanggan tetap diupayakan dilakukan meski tidak secara maksimal. Karena kondisi atau faktor alam yang kini sedang mengalami musim kemarau. Hanya saja pihaknya mencoba melakukan system manajemen tekanan yang dilakukan pada setiap wilayah pada waktu-waktu tertentu.
Dijelaskan, untuk wilayah Banjarmasin Timur, Banjarmasin Selatan, dan sebagian wilayah Banjarmasin Tengah dan Kabupaten Banjar (Zona BT & BTS dari IPA 2) tekanan air yang mengalir pada posisi tingkat tinggi dijadwalkan pada pukul 00.00 Wita hingga pukul 10.00 pagi, kemudian untuk wilayah Banjarmasin Barat dan Tengah kondisi tekanan air yang sangat tinggi mengalir ke pelanggan terjadi pada saat pukul 05.00 Wita hingga pukul 10.00 pagi.
Sementara untuk wilayah Banjarmasin Utara (Zona BU dari Boster S Parman) akan mengalami kondisi tekanan air diposisi tingkat sangat tinggi pada pukul 17.00 Wita hingga pukul 21,00 Wita.
Muslih berharap dengan ketentuan yang sudah mulai diberlakukan semenjak tanggal 17 September 2009, masyarakat bisa menggunakan dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya pendistribusian air bersih.
(mr’s )
DITERBITKAN 24-09-2009
Rudy Resnawan Merapat ke Golkar
OPEN HOUSE : Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) HM Zairullah Azhar, yang menggelar open house di kediamannya di Jalan Sultan Adam Banjarmasin di hari ketiga Hari Raya Idul Fitri (Foto : Van/Brt)
BUKA BERSAMA : Walikota Banjarbaru H Rudy Resnawan bersama Ketua DPD Partai Golkar Kalse HA Sulaiman HB pada acara buka puasa bersama (Foto :Masmed Golkar)
Zairullah Kantongi Nama Cawabup
Banjarmasin, BARITO
Ketua DPD Partai Golkar Kalsel H A Sulaiman HB sudah memastikan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalsel pada 2010 mendatang. Meski demikian teka-teki siapa yang akan mendampingingi pengusaha yang akrab disapa H Leman ini sebagai calon wakil gubernur (cawagub) belum jelas.
Nama Walikota Banjarbaru H Rudy Resnawan disebut-sebut calon kuat yang akan mendampingi Ketua KONI Kalsel itu bertarung untuk memimpin Kalsel kedepan.
Namun dikabarkan pula incumben Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin juga melirik putra ketiga mantan Bupati Batola (alm) H Abdul Aziz tersebut untuk mendampinginya sebagai cawagub.
Kehadiran Rudy Resnawan sendiri pada acara buka puasa bersama di Kantor DPD Partai Golkar Kalsel, Jumat (17/9) atau dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri seolah menjawab teka-teki itu.
Rudy Resnawan pun juga terlihat muncul pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri di tempat Ketua DPD Partai Golkar Kalsel HA Sulaiman HB yang menggelar open house di Jalan Kampung Melayu .
HA Sulaiman HB kepada wartawan usai buka puasa dan sholat maghrib berjemaah dengan tersenyum mengatakan kehadiran Rudy Resnawan dalam acara buka puasa tak lebih dari sebagai salah satu putra terbaik Partai Golkar.”Kita tidak heran karena Pak Rudy adalah kader Golkar juga, hanya saja karena statusnya saat ini sebagai PNS yang menghalangi nya. Namun yang pasti Golkar sangat menyambut baik dengan kembalinya putra-putra terbaik nya” bebernya.
Sementara soal Pilkada Kalsel 2010. pengusaha yang akrab disapa H Leman ini mengaku menyerahkan semuanya pada mekanisme partai.”Sesuai mekanisme kita akan melakukan survei siapa yang terbaik, ini demi memberikan yang terbaik dari Golkar untuk masyarakat Kalsel. Misalnya saja hasil survei bukan saya, tentu saya legowo dan siap mundur” ucapnya.
Oleh sebab itulah sekaligus acara buka puasa bersama juga langsung digelar rapat dengan fraksi-fraksi se kabupaten/kota untuk menyamakan persepsi
Di tempat yang sama H Rudy Resnawan ketika dikonfirmasi soal kehadirannya dalam acara buka puasa bersama hanya tersenyum.”Saya datang dalam kapasitas pribadi memenuhi undangan dan silaturrahmi, tidak ada membicarakan politik apalagi cawagub. Masa cawagub kapan cagubnya “ canda nya .
Buka puasa bersama sendiri dihadiri Ketua OKK DPP Partai Golkar H Syamsul Muarif, Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Kalsel H Guntur Prawira serta pengurus DPD Partai Golkar se-kabupaten/kota dan masyarakat Kalsel yang memenuhi hingga ke jalan raya.
Zairullah
Sementara itu Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) HM Zairullah Azhar, yang menggelar open house di kediamannya di Jalan Sultan Adam Banjarmasin di hari ketiga Hari Raya Idul Fitri, Selasa (22/9) memastikan sudah mengantongi nama pendampingnya untuk maju pada Pilkada Kalsel 2010. Bahkan dia mengaku juga sudah memiliki partai politik (parpol) yang akan mengusungnya dalam perebutan kursi orang nomor satu di Kalsel.”Insya Allah kita akan umumkan sekaligus deklarasikan sesudah pelantikan Bapak Presiden RI pada 20 Oktober mendatang” ujarnya, disela-sela open house
Zairullah sendiri masih merahasiakan siapa yang akan mendampinginya termasuk parpol pengusung.
Open house yang digelar Zairullah mulau pukul 10.00 wita dihadiri mulai dari kalangan biasa, kolega, hingga para pejabat.
” Baru tahun ini saya menggelar open house disini pada hari ke tiga lebaran, karena di Tanbu pada hari pertama dan kedua, saya berkeliling melakukan kunjungan. Acara seperti ini rutin tiap tahun digelar karena, saya sendiri sudah puluhan tahun tinggal di Banjarmasin jadi banyak teman dan keluarga yang tinggal disini,” kata Zairullah disela-sela acara.
Zairullah yang merupakan “Bapak” dari anak-anak yatim tersebut mengharapkan acara yang digelarnya dapat mempererat tali silaturrahmi antar kaum muslim, dan bisa mendatangkan berkah. “ Di hari yang fitri ini, marilah kita kubur dalam-dalam kebencian, iri hati dan dendam agar bisa mendapatkan lagi berkah dari Allah SWT,” tambahnya singkat.
mrs/van
DITERBITKAN 23-09-2009
Selasa, 24 Februari 2009
Tala Belajar ke PDAM Bandarmasih

DIALOG : Direktur Utama PDAM Bandarmasih Drs H Zainal Arifin, MSi didampingi Direktur Umum Rahmatullah, SE saat memberikan penjelasan kepada Pansus DPRD Tala dan Dirut PDAM Tala Rusdi Azis SE yang melakukan kunjungan kerja, kemarin (Foto : Mer’sBrt)
Banjarmasin, BARITO
Pansus II DPRD Tala bersama dengan Direktur Utama PDAM Tala, Rusdi Azis SE Selasa (24/2), melakukan kunjungan ke PDAM Bandarmasih. Kedatangan rombongan ini diterima langsung oleh Direktur Utama PDAM Bandarmasih Drs H Zainal Arifin, MSi didampingi Direktur Umum Rahmatullah, SE.
Menurut Ketua Pansus II DPRD Tala Aus Al Ansyari, kedatangan mereka ke PDAM Bandarmasih dalam rangka melakukan studi banding.guna penyusunan raperda sesuai Kepmendagri Nomor 4 Tahun 2007
”Sebelum melakukan kunjungan ke PDAM Bandarmasih, kami telah melakukan studi banding ke PDAM Medan,” ujarnya usai dialog
Aus pun menjelaskan kondisi PDAM Tala saat ini sangat memerlukan perhatian khusus Pemerintah Tanah Laut (Tala). Karena keberhasilan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) sangat tergantung dari bantuan APBD. ”Mengingat saat ini PDAM Tala masih belum bisa mengharapkan pendapatan dari pelanggan yang jumlahnya masih sedikit,” ucapnya.
Aus pun mengungkapkan saat ini pemerintah Tala tengah melakukan pembangunan pelabuhan dan rumah sakit, yang memerlukan sarana air. Karena itu, tambah Aus, pemerintah Tala harus memperhatikan sarana dan prasarana PDAM Tala,” tuturnya.
Jadi dengan ini, ucap Aus, Pemerintah Tala harus berani memberikan suatu kepastian penyertaan modal kepada perusahaan daerah seperti PDAM Tala.
Senada dikatakan Direktur Utama PDAM Tala Rusdi Azis SE alasan mereka memilih kunjungan kerja ke PDAM Bandarmasih, karena perusahaan daerah ini merupakan barometer PDAM di Kalsel.
Direktur Utama PDAM Bandarmasih Zainal Arifin menerangkan kedatangan rombongan dari pansus II DPRD Tala ke PDAM Bandarmasih untuk belajar mengenai rencana peraturan daerah (raperda) tentang organ PDAM yang bersangkutan dengan dewan pengawas, direksi, serta kepegawaian PDAM khususnya yang menyangkut Kepmendagri Nomor 4 Tahun 2007. ”Dalam rangka pembuatan raperda itu maka mereka melakukan dialog dengan kami, karena PDAM Bandarmasih telah memiliki perda tersebut,” terang Zainal mengenai kedatangan pansus II DPRD Tala ini. mr’s
DITERBITKAN 25-02-2009


